yHbrF5TUyfojciZ6PPqGZfgVLMhE6PEbcd4Lg8UO
Bookmark

Kiat Sukses Cara Budidaya Ikan Bandeng, Dapatkan Hasil Panen yang Berlimpah!

Cara Budidaya Ikan Bandeng

Peluang Bisnis Budidaya Ikan Bandeng

Peluang bisnis budidaya ikan bandeng di Indonesia terbilang sangat bagus. Ikan bandeng disukai semua kalangan karena mempunyai rasa lezat yang dapat disajikan dalam berbagai bentuk masakan, seperti  tumis bandeng pedas, bandeng asam pedes, bandeng kerepo, bandeng sambal goreng, bandeng asam cabai hijau, bandeng kecap pedas dan sebagainya.

Ikan bandeng biasanya dibanderol dengan harga Rp28.000 - 35.000/kg. Dengan menjaga lingkungan budidaya dan meningkatkan kualitas ikan bandeng hasil panen, bisnis ini bisa mempunyai prospek yang berjangka panjang.

Bukan hanya itu, ikan bandeng adalah ikan yang pertumbuhannya sangat cepat. Dengan begitu, tentunya akan menguntungkan anda karena dapat melakukan kegiatan budidaya dalam beberapa siklus dalam 1 tahun.

Klasifikasi Ikan Bandeng

Ikan bandeng diklasifiksasikan secara taksonomi sebagai berikut:

  • Kelas: Pisces
  • Sub Kelas: Teleostei
  • Ordo: Copterygii
  • Family: Chanidae
  • Genus: Chanos
  • Spesies: Chanos chanos 

Karakteristik & Bentuk Tubuh Ikan Bandeng

Ikan bandeng mempunyai tubuh yang berbentuk pipih memanjang dengan mata yang berlendir dan sisik besar pada bagian sirip dada, perut, dan ekor. Ikan bandeng dapat hidup di air tawar, payau, dan laut karena dapat bertahan hidup di salinitas perairan 0-158 ppt sehingga digolongkan sebagai ikan euryhaline.

Ikan bandeng sangat berpotensial jika dibudidayakan di air payau. Ikan bandeng juga mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu, pH air, kekeruhan, serta tahan akan serangan penyakit.

Secara morfologi, ikan bandeng betina dan jantan dewasa sangat sulit dibedakan karena mereka mempunyai ukuran, warna sisik dan bentuk kepala yang sama, hanya saja perbedaanya yakni pada bentuk kelaminnya.

Baca Juga! Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Bandeng, Cocok Bagi Anda yang Ingin Memulai Usaha Ini

Langkah-langkah Budidaya Ikan Bandeng

1. Persiapan Kolam Budidaya

Persiapan Kolam Budidaya Ikan Bandeng

Langkah awal budidaya ikan bandeng yang harus anda lakukan adalah persiapan kolam budidaya. Kolam merupakan tempat berlansungnya awal kegiatan budidaya sampai masa panen tiba. Oleh karena itu, kolam budidaya harus dipersiapkan dengan baik.

Berikut adalah kiat-kiat yang perlu anda lakukan pada persiapan kolam:

  • Membuat pintu air (inlet dan outlet)
  • Menambahkan saringan, pompa air, jala lingkar saluran pemasukan serta saluran pengeluaran dan sebagainya.
  • Membersihkan endapan lumpur supaya ikan terhindar dari unsur racun yang berbahaya
  • Menaburkan kapur pada kolam untuk meningkatkan pH tanah dan membunuh bakteri
  • Isi kolam dengan air

2. Pemilihan dan Penebaran Bibit Ikan Bandeng

Pemilihan dan Penebaran Bibit Ikan Bandeng

Untuk pemilihan bibit, disarankan untuk membeli bibit ikan bandeng yang sudah tersertifikasi CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik) dan CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik).

Adapun ciri-ciri bibit bandeng yang berkualitas yaitu:

  • Berukuran seragam
  • Tubuh ikan tidak cacat dan luka
  • Gerakannya gesit
  • Bergerak melawan arus jika air diputar dalam bak
  • Rensponsif akan pakan yang diberikan 
  • Memiliki warna transparan serta tampak isi perutnya
  • Berumur minimal 18 hari dengan panjang tubuh 1,6 cm.

Berikutnya, supaya bibit bisa beradaptasi dengan air kolam, sebaiknya anda melakukan proses aklimatisasi, yaitu proses penyesuian bibit ikan bandeng di kolam baru.

Proses aklimatisasi dilakukan dengan cara melepaskan bibit yang ada di kantong ke dalam ember dengan  20 liter per 25.000 bibit. Lalu berikan pakan ke bibit untuk mengetahui nilai Survival Rate (SR) bibit. Kemudian masukkan ke dalam bibit ke dalam kantong selama 30 menit agar setelahnya bisa ditebar secara perlahan ke dalam kolam.

3. Kualitas Air Kolam

Kualitas Air Kolam Tambak Ikan Bandeng

Memastikan air kolam agar tetap mempunyai kualitas baik adalah hal yang sangat perlu dilakukan pada budidaya ikan bandeng. Kualitas air kolam sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan karena untuk menunjang pertumbuhan dengan baik, media budidaya (air) ikan bandeng haruslah kaya akan oksigen dan tidak mengandung zat berbahaya.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar kualitas air kolam terjaga, yaitu: 

  • Pastikan saluran air masuk dan keluar tidak tersumbat (harus lancar)
  • Sediakan kincir di atas kolam untuk menambah suplai kadar oksigen di air
  • Ketersediaan air tidak boleh kurang pada musim kemarau dan lebih pada musim hujan

4. Pakan untuk Ikan Bandeng

Pakan Pelet Ikan Bandeng

Peran pakan sangatlah penting dalam kegiatan budidaya ikan pada umumnya, pasalnya pakan berperan penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan serta menunjang pertumbuhan ikan. Hendaknya pakan diberikan ke ikan bandeng haruslah cukup, tidak boleh kurang atau lebih. 

Apabila pemberian pakan kurang, ikan akan mati. Sedangkan jika pakan diberi secara berlebihan dan tidak termakan, maka akan berdampak buruk bagi kualitas air dan biaya pembelajaan pakan berlebihan sehingga tidak efisien.

Pada kegiatan budidaya ikan bandeng, jenis pakan yang diberikan adalah pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami yang dapat diberikan ke ikan bandeng dapat berupa fitoplankton yang tumbuh alami di kolam atau dari hasil pemupukan kolam yang dilakukan di awal, sedangkan pakan buatan dapat berupa pelet.

Pelet untuk ikan bandeng tersedia dalam berbagai ukuran. Nah, anda bisa menyesuaikannya dengan ukuran ikan. Yang terpenting, pakan harus mengandung protein, karbohidrat, lemak, asam lemak, vitamin, serta mineral yang mencukupi

Berikut ini langkah-langkah pemberian pakan ikan bandeng:

  • Biarkan bibit hanya memakan plankton yang tersedia di kolam ketika benih bandeng baru ditebar.
  • Pelet yang dihaluskan baru dapat diberikan 7 hari setelah penebaran bibit di kolam.
  • Pemberian pakan diberikan pada pagi dan sore hari
  • Jika bibit sudah berukuran 7,5-10 cm, pelet tidak perlu dihaluskan

Baca Juga! Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal, Dapatkan Keuntungan dengan Banyaknya Permintaan di Pasaran

5. Panen Ikan Bandeng

Panen Ikan Bandeng

Pamanenan ikan bandeng dilakuan setelah mencapai bobot 300–350 gram/ekor. Masa budidaya ikan bandeng membutuhkan 4 bulan untuk mencapai bobot tersebut.  Proses pemanenan hendaknya dilakukan di pagi hari saat ikan belum diberi makan untuk menghindari kerusakan organ pencernaannya. 

Supaya tidak adanya luka pada saat pemanenan berlangsung, hendaknya terlebih dahulu kuras air kolam, lalu ambil ikan menggunakan jaring. Kemudian tempat bandeng pada terpal menggunakan keranjang. Dengan begitu, Ikan bandeng sudah dapat dipasarkan!

Nah, supaya ikan bandeng tetap dalam kondisi segar saat dipasarkan, usahakan ikan bandeng dipanen dalam keadaan masih hidup dan tidak mati di dalam tambak budidaya, serta jangan pasarkan bandeng yang terdapat luka pada tubuhnya karena luka bisa mempercepat pembusukan. 

Selain itu, anda disarankan untuk mencuci ikan bandeng yang baru dipanen, kemudian ikan diawetkan dengan cara  mendinginkannya menggunakan es batu saat sebelum ikan dipasarkan.

Itulah pembahasan berupa informasi mengenai peluang beserta cara ternak ikan bandeng. Semoga artikel ini bermanfaat. Hanya itu informasi yang dapat penulis bagikan. Sekian, Terima kasih. 

Posting Komentar

Posting Komentar