yHbrF5TUyfojciZ6PPqGZfgVLMhE6PEbcd4Lg8UO
Bookmark

Jenis-jenis Jamur yang Bisa Dimakan dengan Cita Rasa yang Lezat, serta Cocok Dijadikan Berbagai Jenis Masakan Tertentu

Jenis-jenis Jamur yang Bisa Dimakan

Berdasarkan penggolongan jenis jamur yang bisa dikonsumsi, terdapat beberapa jenis jamur yang bisa dikonsumsi. Nah sebelum penulis membahas secara detail mengenai jenis jamur yang bisa dimakan, sebelum itu kita membahas secara umum tentang jamur itu sendiri.

Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil dan bersifat heterotrof. Berdasarkan struktur/penyusun tubuhnya, tubuh jamur terdiri dari benang-benang yang dinamakan hifa. Hifa yang dapat membentuk anyaman bercabang disebut miselium. 

Jamur tergolong dalam berbagai jenis, secara umum ada yang untuk dikonsumsi dengan kandungan protein tinggi. 

Namun terdapat juga beberapa jenis yang tidak boleh dikonsumsi karena kandungan racunnya. Diantaranya jamur yang tidak bisa dimakan yaitu, jamur death cap, jamur amanita muscaria, jamur destroying angels dan masih ada bererapa jenis jamur lainnya.

Baca Juga! Cara Budidaya Jamur Tiram bagi Pemula, Mudah Dilakukan dan Bisa Menghasilkan Banyak Keuntungan

Lastas, jenis jenis jamur yang bisa dimakan apa saja saya?. Berikut penulis akan menyebutkan serta membahas tentang jenis jamur yang bisa dikonsumis:

Jenis Jenis Jamur yang Bisa Dimakan, Cocok Dijadikan Santapan Lezat

1. Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus)

jamur tiram

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes, dengan ciri-ciri secara umumnya: tubuh buah berwarna krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.

Secara umum, jamur tiram dapat tumbuh pada berbagai media, baik secara alami (pada batang pohon berkayu) ataupun media lain seperti serbuk kayu, jerami padi, alang-alang, ampas tebu, kulit kacang serta media lainnya.

Jamur tiram dikenal sebagai makanan yang menyehatkan, hal tersebut dibuktikan dengan kandungan kalori yang rendah dan hampir tidak memiliki lemak. Selain itu, jamur tiram juga mengandung vitamin D dan B12 yang sangat baik untuk dikonsumsi.

Jamur tiram bukan hanya dimasak sebagai sayur, akan tetapi juga dijadikan berupa digoreng dengan tepung, sehingga menjadi olahan jamur krispi yang gurih dan renyah.

2. Jamur Kuping (Auricularia auricula)

jamur kuping

Jamur kuping adalah jenis jamur yang berbentuk tipis dan kenyal, berwarna coklat serta teksturnya yang basah. Karena teksturnya yang lembut dan rasa yang enak, jamur kuping cocok dimasak bersamaan sayur sop ataupun sayuran berkuah lainnya.

Beragam manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi jamur kuping, yakni:

  • Kandungan nutrisi yang tinggi
  • Tingginya kandungan antioksidan
  • Menghambat pertumbuhan bakteri
  • Berpotensi melawan kanker
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Menurunkan kolesterol
  • Mencegah anemia
  • Manjaga berat badan
  • Mencegah penyakit Alzheimer
  • Menjaga kesehatan hati

3. Jamur Merang (Volvariella volvacea)

jamur merang

Jamur merang (Volvariella volvacea) adalah spesies jamur pangan yang biasa tumbuh di Asia Timur dan Tenggara yang beriklim tropis dan subtropis.

Sekarang ini, budidaya jamur pada umumnya banyak diminati di kalangan masyarakat, proses budidayanya pun tergolong tidak sulit. Budidaya jamur merang dapat dilangsungkan dalam berbagai jenis media tanam, diantaranya budidaya jamur merang media sekam padi dan budidaya jamur merang media jerami.

Jamur merang dapat diolah dalam berbagai bentuk jenis masakan, antara lain sop, tumis, pepes, pelengkap capcay, dijadikan pelengkap masakan mie dan jenis masakan lainnya. Protein yang terkandung pada jamur merang cukup tinggi, yakni sekitar 3,2 gram protein per 100 gram jamur.

4. Jamur Kancing (Agaricus bisporus)

jamur kancing

Jamur kancing dikenal dengan bentuknya yang bulat dan berwarna putih. Manfaat jamur kancing bagi kesehatan sangatlah beragam, seperti menangkal radikal bebas, menurunkan kolesterol dan menambahkan sel darah merah.

Soal rasa, pastinya jamur kancing punya rasa yang lezat. Olahan masakan berbahan dasar jamur tiram cocok diolah dengan beragam jenis pasta ataupun masakan western lainnya.

5. Penny bun, cep, porcino atau porcini (Boletus edulis)

jamur porcini

Jenis jamur ini mempunyai banyak sebutan, seperti yang tertulis di atas. Boletus edulis berwarna putih kecokelatan, tekstur batangnya yang lembut serta tebal. 

Apabila dikonsumsi, porcino dapat meregenerasi tubuh dengan kandungan yang kaya akan antioksidannya, serta mencegah timbulnya penyakit seiring bertambahnya usia. 

6. Jamur Truffle

jamur truffle

Truffle dikenal sebagai jamur yang punya harga jual yang tinggi alias temahal di dunia, karena keberadaannya yang langka. Jadi sangat jarang menjumpai orang-orang yang mengolah jamur tersebut.

Truffle biasanya dapat dijumpai menempel pada akar pohon. Jamur ini berperan penting sebagai penyedap makanan bagi budaya kuliner Eropa. Jadi tidak heran, olahan masakan truffle hanya dapat ditemukan di beberapa restoran hotel ternama di dunia.

7. Shimeji (Hypsizygus tessellatus)

shimeji

Shimeji adalah salah satu kelompok jamur yang bisa dikonsumsi yang dijumpai di kawasan Asia Timur dan Eropa Utara, pertumbuhannya secara berkoloni (berkelompok).

Jamur shimeji mengandung berbagai zat gizi makro dan mikro, sama halnya seperti jenis jamur-jamur pada umumnya. Sebab rasanya yang lezat, jamur ini menjadi favorit banyak orang dan dapat diolah menjadi beragam hidangan untuk disantap.

Bukan hanya rasanya yang lezat, jamur ini juga punya beragam manfaat lhoo, seperti menguatkan otot tubuh, mengatasi nyeri ulu hati dan mengobati meriang serta masuk angin.

Baca Juga! Cara Budidaya Jamur Merang secara Praktis bagi Pemula, serta Dapatkan Profit yang Banyak

8. Enoki (Flammulina velutipes)

jamur enoki

Enoki merupakan jenis jamur yang tumbuh pada musim dingin, tepatnya di dekat pohon berdaun jarum. Jamur enoki termasuk salah satu jenis jamur yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional negeri Tiongkok. 

Bentuk enoki seperti tauge putih, bagian tubuhnya memanjang. Selain itu, jamur ini bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah. Enoki bisa dimasak menjadi olahan sup ataupun dibuat krispi seperti jamur tiram. 

9. Matsutake (Tricholoma matsutake)

matsutake

Matsutake adalah jenis jamur yang tumbuh di bawah pohon atau akar pinus merah. Jamur ini belum dapat dibudidayakan, serta tumbuh liar di Cina, Japang, Korea, Finlandia dan tempat lainnya di dunia.

Matsutake merupakan salah satu jenis jamur yang punya harga jual yang tinggi, sebab hanya bisa dipanen pada saat musim gugur. Jamur ini biasanya dimasak dengan dipanggang, kemudian dijadikan olahan tertentu sesuai keinginan. Aroma sedap dari olahan matsutake tentunya sangat menggugah selera makan. 

10. Shiitake (Lentinula edodes)

shiitake

Shiitake mempunyai warna beige atau cokelat gelap. Olahan masakan dari jamur ini dapat berupa masakan Jepang seperti udon seafood. Shiitake juga memiliki khasiat yang bagus serta beragam, yakni dapat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan stamina/tenaga tubuh, mengontrol kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.

11. Maitake (Grifola frondosa)

maitake

Maitake umumnya menjadi olahan masakan di Jepang, dibarengi dengan santapan nasi panas, kecap asin dan sushi.

Maitake bukanlah tanaman herbal, namun berkhasiat dapat melawan kanker, menurunkan tekanan darah, serta mengendalikan penyakit jantung dan kolesterol. Jadi tidak heran, maitake punya harga jual yang tinggi.

12. Morel (Morchella)

jamur morel

Morel dikenal sebagai jamur termahal kedua setelah truffle. Struktur/bentuk dari jamur ini sangatlah unik, yaitu adanya kelopak bolong-bolong kecil. Kandungan antioksidan yang tinggi pada morel dapat berguna bagi kesehatan tubuh.

13. Jamur Tudung Pengantin (Phallus indusiatus)

jamur tudung pengantin

Sesuai dengan bentuknya, penaman jamur ini berdasarkan wujudnya yakni memiliki jaring layaknya tudung pengantin wanita. Jenis jamur ini umumnya digunakan sebagai masakan China, serta dapat dijumpai di kawasan hutan Asia Selatan hingga Amerika.

14. Lion’s Mane atau Pom pom (Hericium erinaceus)

jamur pom pom

Lion’s mane ataupun pompom kerap dijadikan bahan pengobatan tradisional Tiongkok. Bentuk jamur ini seperti gumpalan berambut dengan warna putih krem. Kerap digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok, karena jamur ini berkhasiat dapat menurunkan kolesterol, meningkatkan imun tubuh dan mengobati diabetes.

Itulah info yang dapat penulis bagikan mengenai 14 jenis jamur yang bisa dimakan, rasanya yang lezat serta punya beragam manfaat. Semoga bermanfaat, sekian terima kasih.

Posting Komentar

Posting Komentar